Pakaian Seragam untuk Ketertiban
Di Indonesia pakaian seragam mendominasi hampir di setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, bahkan hingga Perguruan Tinggi (PT) ada yang mewajibkan mahasiswanya mengenakan seragam terutama pada fakultas pendidikan. Memang sangat berbeda dengan sekolah di beberapa Negara seperti Amerika yang jarang memperlihatkan siswa mengenakan seragam. Perbedaan tersebut tentunya disebabkan karena perbedaan peraturan dari pemerintah itu sendiri. Tak heran jika semua sekolah mewajibkan siswa untuk mengenakan seragam. Beberapa sekolah di berbagai jenjang pendidikan membiarkan siswanya untuk mencari seragam sendiri karena umumnya seragam yang dipakai pun warnanya dan modelnya sama sehingga dapat dengan mudah dibeli dari toko maupun dijahitkan sendiri. Seperti halnya baju seragam merah putih untuk SD, biru muda untuk SMP, dan putih abu-abu untuk SMA. Hanya saja beberapa sekolah memiliki pakaian seragam khususnya sendiri.
Misalnya sekolah tertentu mewajibkan siswanya mengenakan pakaian seragam identitas pada hari-hari tertentu. Contohnya saat hari Rabu beberapa sekolah mewajibkan siswanya memakai seragam batik dengan warna dan model yang ditentukan oleh sekolah. Pakaian seragam sebenarnya bisa menjadi sarana untuk menertibkan siswa. Kita bisa melihat beberapa siswa yang tidak patuh pada sekolahnya kadang mengenakan seragam sekolah dengan sedikit acak-acakan. Pakaian Seragam yang harusnya dimasukkan kadang justru sedikit dikeluarkan, begitu pula sebaliknya. Tapi bagaimanapun juga ketika sekolah mewajibkan siswanya untuk mengenakan seragam, orang tua maupun guru di sekolah sudah seyogyanya mengontrol ketertiban siswa saat memakai pakaian seragam.